Monday, January 23, 2017

Review : Revlon UltraHD Matte Lipcolor Addiction, Sariayu Duo Lipcolor Krakatau DLCK-12, Sariayu Eyeshadow Petikan Sitar

courtesy pinterest

Desember, bulan terakhir dalam 1 tahun. Bulan dimana membludaknya sale-sale untuk menyambut hari raya umat Nasrani. Dicombo juga dengan tutup buku akhir tahun. Alhasil dimana-mana kita bisa melihat tulisan SALE!. Gimana hati ini gak jadi goyah coba. Berusaha berhemat, ngempet-ngempet keluarin uang. Eh ujung-ujungnya kalah sama yang namanya "beli aja deh, pasti kepake gak tahu kapan".


Ya termasuk saya ini korban sale, hihihi. Maen-maen ke suatu mall, lewat counter perlenongan langganan saya, nemu tulisan sale 50%. Semacam ada magnet yang otomatis menarik langkah kaki saya untuk mampir sejenak. Iya cuma mampir, tapi keluarnya bawa tas belanjaan. Kira-kira beginilah belanjaan saya waktu itu.

  1. Sariayu Eyeshadow Petikan Sitar
  2. Sariayu Duo Lipcolor DLCK
  3. Sariayu Natural Glow Koleksi Karimunjawa
  4. Sariayu Kaplet Susut Perut
  5. Bonus Pouch Trend Warna Krakatau 



Penting gak menurut ngana?. Yah beberapa point di atas penting, tapi yo wes lah kembali lagi ke jargon "Beli aja deh, pasti kepake gak tahu kapan". Coba kita preteli satu-satu yah. 
  • Eyeshadow Petikan Sitar
Eyeshadow ini termasuk inceran saya udah lama. Walopun ini termasuk seri trend warna yang mayan lawas, tapi warna tanahnya masuk ke kulit Indonesia seperti saya. Gak oranye banget, tapi juga gak nyoklat. Pas lah untuk kulit saya. 

Seperti biasa, Sariayu memberikan ciri khasnya yang Indonesia banget. Karena seri ini dinamakan petikan sitar, ya dicantumkan juga alat musik sitar untuk cover bagian depan. Sedangkan bagian dalamnya, terdapat embose etnik pada eyeshadownya. Juga gak ketinggalan cermin kecil dan kuas bawaan.
Tampak Depan

Bagian dalam







Hehehehe..mohon abaikan mata saya yang memang sedikit sayu, bawaan dari sononya siy. Untuk eyeshadow Petikan Sitar ini yang saya suka adalah, dia gak seperti eyeshadow Papua (klik di sini). Ada sedikit shimmer yang saya suka. Beda dengan seri Papua, dia memang gak ada shimmernya dan juga gak se-orange ini. Kalo Petikan Sitar masih keliatan lah kalo kita pake eyeshadow. Ow iya, saya memang tipe yang suka pake make up yang gak nude. Kalopun nude, yahhh warnanya jangan terlalu netral atau transparan lah. Apa gunanya beli make up tapi kalo kita gak bisa mamerin warnanya *menurut saya siy.
  • Sariayu Duo Lipcolor DLCK-12

Tampak depan

Bagian belakang
Dari dulu kepengen banget punya lipstik warna shocking pink, bold pink atau pink apapun itu yg nyentrong. Gak suka soft pink, soalnya bikin bibir terkesan natural aja kayak gak pake lipstik. Iseng2 akibat tulisan diskon yang ngawe-awe, ya sudah lah saya terbujuk untuk beli ini. Satu kemasan 2 macam lipstik. Sisi yang matte dan sisi yang glossy. 

Waktu awal buka aplikator lipstiknya, terdapat plastik pembungkus. Nah plastiknya jangan dilepas ya. Cukup puter aja aplikatornya dan bakal nyobek sendiri, soalnya kalo kita lepas plastiknya, semua motif dan tulisan sisi mana yang matte dan glossy bakal ikutan lepas. Karena langsung di print di plastiknya. Satu lagi kelemahan dari packaging Sariayu. Sayang banget kan motifnya yang udah cantik itu harus ikut kelepas beserta plastiknya. Harusnya siy di print di botol lipstiknya.

Sisi matte

Sisi glossy

Kalo kita buka aplikatornya, hmmm..bau bubble gum semerbak tercium, so yummy. Keunggulan dari Sariayu salah satunya memasukkan aroma atau arometherapy pada produknya. Enggak terlalu mengganggu karena baunya juga bakal hilang setelah beberapa menit pemakaian. Yuk kita lihat swatchnya.

Hasil matte

Hasil glossy

Terus terang saya suka dengan hasil yang glossy ini. Mungkin saya juga sudah jenuh dan bosan dengan semua-mua lipstik matte yang membombardir sepanjang tahun 2016 ini. Dan lipstik glossy ini malah bikin bibir saya nampak plumpy dan full. I love it!. Seperti bibir Kylie Jenner. Lagi musim kan bibir full dijontor-jontorin seperti desye. Gak bikin bibir terasa berat dan berminyak banget. Over all love it. Untuk lipstik seharga 99rb dapet dua tipe lipstik ya termasuk so affordable.
  • Natural Glow Powder Koleki Karimunjawa
Bagian depan

Keterangan bagian belakang
Untuk yang satu ini, i have no idea kenapa ya dibeli. Secara lagi diskon dan harganya tinggal 35rb kalo gak salah. Jadilah tangan saya nyomot sekalian. Sampek di rumah mikir-mikir ini dipake buat apaan dan kapan ya make beginian *pheww*.

Oke menurut keterangan BA Sariayu dan brosur yang terdapat di dalamnya. Natural glow powder ini bisa digunakan sebagai bedak padat karena satu boxnya juga terdapat spons bedak. Bisa juga digunakan sebagai finishing setelah komplit pake make up, karena terdapat kabuki brush juga di dalam boxnya. Untuk memakai bedak ini sebagai finishing powder pun juga ada 2 cara. Cara yang pertama, kabuki brushnya digunakan pada area yang cuma terdapat bedak saja. Cara yang kedua untuk menampilkan kesan kulit yang sehat, natural dan glowy, baurkan semua warna yang ada dengan menggunakan kabuki brush, sehingga kulit gak cuma terlihat putih aja, tapi juga nampak merona. Atau mau digunakan sebagai blush on doank juga bisa. Cukup gunakan kuas dan ditolet-tolet ke bagian yang ada warnanya. Bisa juga kita bermain warna blush on dengan dibaur-baurin sedikit ke warna yang terang dan yang muda. Intinya siy produk ini playful banget dan cocok buat yang kreatif suka main-mainin warna. 

Termasuk saya, suka jenuh aja dengan warna lipstik yang ada. And you know baby, be beautiful is expensive and need money. Jadi saya suka nyampurin warna lipstik yang ada untuk menghasilkan warna yang playful.

Satu set dalam box ini

Brosur keterangan di dalam box

Bagian dalam jika dibuka
Yahh, lagi-lagi saya fall in love dengan kemasan bagian dalamnya. Selalu diembose. Dan kali ini embosenya terdapat motif burung. Sayaaaanggg banget kalo mau dipake. Tapi kalo gak dipake juga buat apaan.
Keliuatan gak warna natural peach blush on nya?
Yeayy,,bravo Sariayu. Tau gak siy, saya tuh lagi hunting blush on peach yang masuk ke kulit wajah saya tanpa terkesan seperti ketonjok atlit gulat. Pernah saya beli Bourjois blush on warna peach, weladalah malah warnanya orange banget di kulit saya. Suami saya suka senewen kalo saya pake blush on Bourjois itu, suka dibilang badut lagi keliaran gak jelas. Resek kan!. Malah sering diusap2in tuh pipi saya biar warnanya hilang. Nah, warna peach keorange-an dari Natural Glow Powder ini saya sukaaa, why? karena ternyata hasilnya bagus. Matte, gak terlalu nonjok warnanya dan juga gak terlalu natural. Maybe kamera saya gak begitu bagus nangkepnya, tapi believe me, i love it!. Looks so natural and healthy skin.

That's all produk-produk Sariayu yang waktu itu lagi sale dan sukses bikin saya tergoda untuk membeli. Untuk produk kaplet susut perut Sariayu ini belum bisa saya review, soalnya ini kan produk yang diminum. Dan gak mungkin khasiatnya bisa dilihat hanya dengan sekali tenggak. Musti rutin dan rajin dikonsumsi. Ow iya, selain itu, menurut keterangan yang ada di box kaplet susut perut Sariayu, juga sebaiknya disertai dengan olahraga dan diet seimbang. Nah kan, terbukti sodara-sodara, bahwasanya mau kurus dan punya body semlohe butuh perjuangan.

  • Revlon Ultra HD Matte Lipcolor Addiction




Bonus niy review sebiji produk lagi, tapi bukan produknya Sariayu, melainkan punya Revlon. Sebenernya ini lipstik pemberian mama, karena eh karena mama salah pilih warna katanya (atau laper mata). Jadilah lipstik ini dihibahkan mama ke anak cewek satu-satunya.

Kalau dilihat dari kemasannya, lucu ya. Seperti botol, trepes dan bening seperti kaca. Bisa dilihat shade dari lipstik ini. Gak perlu lagi liat-liat bagian bawah kemasan lipstik untuk tau ini lipstik warna apaan. Aplikatornya juga berbentuk doe foot dan beraroma lo. Aromanya mirip seperti Lipstik Sariayu, hanya saja untuk aroma Revlon ini bubble gumnya saya kurang suka. Kurang chewy gitu loah!. Mbuh ya harus bijimana saya ndeskripsikan. Intinya baunya yah kayak bubble gum tapi buat saya bau bubble gumnya gak sesuai selera saya andaikan saya ditawarin beli permen karet dengan aroma seperti itu. Urusan selera memang sesuai apa kata batin individu siy. 




Menurut saya, Revlon ini membutuhkan waktu yg lumayan supaya dia ngeset menjadi matte. Formulanya cukup ringan di bibir, gak bikin kering dan juga tahan lama loh. Cukup bikin bibir saya membentuk seksi lah hihihi..Yah walopun impian pengen punya bibir full seperti Kylie Jenner tetap nemplok di jidat.

Hokeiii..ladies, akhir kata, terima kasih sudah mampir ke blog ini. Gak tau apakah ladies di sini kesasar, sengaja, atau kepo. Dan kalopun iya (kesasar), semoga membawa berkah dengan informasi yang coba saya jembreng di sini. Buat yang memang mencari info sesuai judul postingan ini, mudah-mudahan gak kapok2 lagi baca blog saya (yang saya juga gak ngerti kadang nulis review produk, kadang nulis terserah apa yg lewat di pikiran saya). Jangan lupa untuk follow ya beibs..ciaobella!

Xoxo











Read More

Friday, December 9, 2016

[Review] Bravura Glycolic Acid 10%

Hellaww..apa kabar blogku tercinta? sudah berapa kg debu2 yang nyangkut di sini?. Yup, udah agak lamaan gak ngeluangin waktu nulis di sini. Sebenernya di kepala ada banyak materi yang kepengen ditulis, tapi apa daya, kesibukan syuting dan jadwal press conference menyita jiwa dan raga.

Biasalah kalo gak punya waktu me time, benang merahnya ke gak punya waktu untuk merawat diri. Mbuh itu mau facial, pijat atau spa. Ngomong-ngomong tentang facial, saya udah waktunya niy untuk facial, ntar coba aku jadwalin deh nitipin krucils ke komandan peleton, biar ratu lebah punya waktu untuk mermak wajah yang ayu ini.

Salah satu ritual perawatan wajah yang harus saya lakukan adalah pengangkatan sel kulit mati. Penting bu-wa-nget lah, secara kalo sel kulit mati numpuk di wajah dan enggak dihempaskan, bisa mengganggu kinerja krim kecantikan yang kita gunakan dan berakibat penumpukan kotoran yg bisa memicu jerewi. Apalagi kalo doyan pake make up, wuuuu....setidaknya lakukan face scrub seminggu sekali. 
credit: 123rf.com
Ritual pengangkatan sel kulit mati bisa dengan menggunakan face scrub atau peeling. Saya hari ini gak akan ngomongin face scrub tapi mau ngomongin tentang peeling wajah sendiri di rumah. Di rumah?! YOI!. Sekarang bisa kok melakukan face peeling sendiri layaknya seperti di klinik kecantikan. 
Add caption

Bravura brand asal London menawarkan kemudahan untuk melakukan face peeling. Ada 3 varian dari Bravura, yaitu Bravura Glycolic Acid 10%, Salicylic Acid 2%, dan Lactic Acid 10%. Kali ini saya mau review yang Glycolic Acid 10%, karena memang itu yang saya beli untuk kebutuhan kulit saya.

Why Glycolic cid 10%?. Kulit kamu ada flek hiperpigmentasi, rusak akibat paparan sinar matahari, bekas jerawat maupun breakout akibat jerawat?. Nah ya sama. Kulit wajah saya punya masalah dengan yang namanya bekas jerawat dan flek!!. Ouch!, kebiasaan terlalu lama beraktivitas di bawah sinar matahari dan kecenderungan gak cocok menggunakan brand make up tertentu bikin kulit wajah saya mengalami hiperpigmentasi dan jerewi. Pernah baca dan konsultasi dengan dokter kecantikan waktu itu, memang chemical peeling setidaknya membantu untuk menipiskan dan menyamarkan walaupun tidak bisa menghilangkan 100% bekas jerawat apalagi hiperpigmentasi.

Yah bolehlah yab dicoba, setidaknya saya mau berikhtiar daripada cuma dibengongin dan diratapi wajah belang belonteng ini.
Keterangan pada bagian belakang botol


Bravura Glycolic Acid 10% ini ukurannya 30ml, bisa dibeli melalui website atau kalo ada temen yang ke London bisa nitip. Saya waktu itu nitip beli. Memang agak lama berhubung temannya teman saya juga kan posisi liburan bersenang2 dengan keluarga. 

Kemasan dari Bravura ini botol kaca dengan pipet sebagai penutup dan sekaligus sebagai penakarnya. Jadi gak perlu dituang ke wadah kalo dipake, kadang jadi mubazir kalo nuangnya kebanyakan. Cara memakainya cukup dipipet isi dari Bravura ke wadah. Jangan menggunakan wadah dari logam ya. Kemudian oleskan cairan peeling ini ke wajah yang sudah bersih menggunakan kuas masker. Aroma dari cairan peeling ini huweenaaakkk sekali. Seger banget!. Ternyata diinfused dengan lavender water. Wah, asli deh aromanya bikin menenangkan, bisa digunakan sebagai aromatherapy, tapi bukan untuk ruangan ya, beda fungsi. saat dioleskan ke wajah pun wanginya masih bisa kehirup. Best partnya yang gak kalah penting adalah No Animal Testing, cause i against it!.

Ow iya, layaknya chemical peeling di klinik kecantikan. Sensasi clekit-clekit seperti digigit semut sekeranjang juga bisa dirasakan. Bedanya mungkin karena ini 10% jadi gak begitu mengganggu lah ya. Masih bisa ditahan, kalo gak nahan juga bisa dikipas2in untuk mengurangi rasa gak nyamannya. Setelah sekitar 10-15 menit, bisa dibilas dengan air biasa kok. Saya membilasnya dengan air dingin.

Hasilnya?? uwaaahhh..baru sekali pemakaian saya cukup puas dan bisa dibilang over puas. Saya ngerasa kulit wajah saya terasa seger banget. Keesokan harinya dan hari-hari berikutnya, setiap saya menggunakan krim yang saya gunakan, saya bisa merasakan kulit saya terasa siyutt! halus. Ya iyalah namanya juga digerus tuh sel-sel kulit mati. Yang bersisa adalah kulit wajah yang bersih dan siap meregenerasi sel kulit baru.

Menurut aturan di website yang saya baca siy Bravura ini bisa digunakan seminggu lebih dari sekali dan juga bisa dikombinasikan dengan Bravura jenis lainnya seperti yang Lactic Acid atau Salicylic Acid. Tapi gak bisa dicampur ya. Contoh pemakaiannya, misal hari senin pake yang Salicylic Acid nah hari rabunya bisa pake yang Glycolic Acid. Jangan dicampur, takutnya modarr.

Anyway, saya siy gak menggunakan Bravura ini lebih dari seminggu. Kulit kan butuh waktu juga untuk meregenerasi sel-sel kulit yang baru. Jadi kalo digerus terus-terusan kan sayang. Taunya itu sel kulit yang fresh udah numbuh eh digerus lagi. Jadi, saya siy menggunakan Bravura ini sebulan sekali wkwkwkw. Why? yahhh...berhubung saya juga punya face scrub, jadi saya menggunakannya selang seling lah. Minggu pertama di awal bulan saya menggunakan Bravura. Nah minggu berikutnya, cukup menggunakan face scrub ajah, sayang ah kalo pake chemical peeling per minggu. Walopun jatuhnya lebih hemat kalo kita peeling sendiri dengan Bravura ketimbang pigi ke klinik kecantikan.

So, bakal saya beli lagi gak? iyaaaa...wajib...dulu jaman masih gadis, saya rutin banget facial dan peeling di klinik kecantikan, sejak ada krucils yang hobinya ndempel mulu ke emaknya, apa daya hayati jadi susah untuk nongkrong syantik sama mbak2 therapist, hiks. Bravura ini bisa menjadi alternatif pengganti yang pas. Harganya yaaa..berhubung saya nitip temen, jatuhnya lebih murah ketimbang beli di website, sekitar 260rb. Kalo di website jatuhnya 350ribuan gitu deh.

Tertarik untuk nyobain?




Read More

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

Subscribe My Channel Youtube

Follow my Instagram

Instagram

Followers

Categories

none

none

Text

Featured Posts

Total Pageviews

Pages

Thank you sudah masuk ke blog ini. Jangan lupa tinggalkan komen dan follow ya, nanti aku follow balik

Copyright © Rusty Fingers | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com